Pages

Subscribe:

Jumat, 30 Juli 2010

protokol dan enkapsulasi

Protokol

Pengertian Dasar Protokol
Definisi : sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan,
data, informasi dan fungsi lain yang harus
dipenuhi oleh sisi pengirim (transmitter) dan sisi
penerima (receiver) agar komunikasi
berlangsung dengan benar.
Fungsi : untuk memungkinkan dua atau lebih komputer agar dapat berkomunikasi dengan
bahasa yang sama.
Hal-hal Yang Harus Diperhatikan
Dalam Protocol
a. Syntax
Merupakan format data dan cara pengkodean
yang digunakan untuk mengkodekan sinyal.

b. Semantix
Digunakan untuk mengetahui maksud dari
informasi yang dikirim dan mengoreksi
kesalahan yang terjadi dari informasi tadi.

c. Timing
Digunakan untuk mengetahui kecepatan
transmisi data
Fungsi Protocol (.)
a. Fragmentasi dan Reassembly
Fungsi darifra gmentas i(membagi) dan
reassembly(mengumpulkan) adalah membagi
informasi yang dikirim menjadi beberapa paket
data pada saat sisi pengirim mengirimkan
informasi tadi dan setelah diterima maka sisi
penerima akan menggabungkan lagi menjadi
paket berita yang lengkap.

b. Encaptulation
Fungsi dariencaptul ation adalah melengkapiberita yang dikirimkan dengan address, kode-kode koreksi dan lain-lain

c. Connection Control
Fungsi dari connection control adalah
membangun hubungan komunikasi dari
transmitterdan receiver, dimana dalam
membangun hubungan ini termasuk dalam hal
pengiriman data dan mengakhiri hubungan.

d. Flow Control
Fungsi dari flow control adalah mengatur
perjalanan data daritra nsmitter kereceiver

e. Error Control
Dalam pengiriman data tak lepas dari
kesalahan, baik itu dalam proses pengiriman
maupun pada waktu data itu diterima. Fungsi
dari error control adalah mengontrol terjadinya
kesalahan yang terjadi pada waktu data
dikirimkan.

f. Transmission Service
Fungsi dari transmission service adalah
memberi pelayanan komunikasi data khususnya
yang berkaitan dengan prioritas dan keamanan
serta perlindungan data
Standarisasi Protocol
a. Electronic Industries Association(EI A)
b. Committee Consultative Internationale de
Telegrapque et Telephonique(CCITT)
c. International Standards Organization(ISO)
d. American National Standard Institute(ANSI)
e. Institute of Electrical and Electronic Engineers
(IEEE)

Mengapa Perlu Standarisasi ?
a. Standarisasi memberikan jaminan kepada produsen
hardware dan software bahwa produknya akan banyak
digunakan oleh pemakai dengan kata lain potensi pasar
menjadi lebih besar.
b. Standarisasi menjadikan produk dari para produsen
komputer dapat saling berkomunikasi, sehingga pembeli
menjadi lebih leluasa dalam memilih peralatan dan
menggunakanya.
c. Dengan standarisasi maka produsen tidak dapat
melakukan monopoli pasar sehingga harga produk
menjadi lebih murah karena terjadi persaingan sehat
antar para produsen dalam menjual produknya
Jenis-jenis Protocol
•NetBEUI Frame Protokol (NBF)
•NetBIOS
•NWLink
•IPX/SPX
•TCP/IP
•UDP
•ARP (Address Resolution Protocol)
•RARP (Reverse Address Resolution
Protocol)
•ICMP (Internet Control Message Protocol) a. NetBEUI Frame Protokol (NBF)
•Merupakan versi modifiksi dari NetBEUI.
•Dikembangkan pada tahun 1985 oleh

IBM.
•Spesifikasi terbaru dari NBF adalah V.30.
•Salah satu keuntungn utama di dalam
stack NBF adalah batas 254, sessiondi
dalam NetBEUI sudah dihilangkan.
•menyediakan alokasi memori otomatis
yang sewaktu – waktu dapat digunakan
Kerugian NBF
•Ketidakmampuan protokol ini di-route-kan
yang berarti secara virtual tidak berguna
untuk sebuah WAN.
•Ketergantungan NBF pada pesan
broadcast untuk mengkomunikasikan data
di antara banyak komputer dalam
jaringan.

b. NetBIOS
•Suatu antarmuka (interface) dan sebuah protokol yang
dikembangkn oleh IBM.
•Fungsi protokol ini berkisar di atas tiga layer paling atas
(session,presentation dan application).
•Dalam model OSI, NetBIOS memberikan suatuinterface
standard bagi layer dibawahnya.
•Dapat digunakan sebagai sebuah API (Application
Program Interface) untuk pertukaran data.
•Memberi akses programmer ke berbagai sumber daya
untuk menciptakan hubungan dua komputer atau antara
dua aplikasi pada komputer yang sama

NetBIOS Melayani Tiga Fungsi Jaringan
1) Naming Services
Dipergunakan untuk menyebarkan namagroup,user
dan komputer ke jaringan. Ia juga bertugas untuk
memastikan agar tidak terjadi duplikasi nama.
2) DataGram Support
Menyediakan transmisi tanpa koneksi yang tidak
menjamin suksesnya, besarnya tidak lebih besar dari
512 bytes. Metodedatagram ini digunakan olehnaming
services.
3) Session Support
Memungkinkan transmisi dimana sebuah virtual circuit
session diadakan sedemikian rupa sehingga pengiriman
paket dapat di pantau dan dikenali

d. IPX/SPX
•IPX/SPX adalah protokol yang
diimplementasikan dalam jaringan Novell
Netware.
•IPX bertanggung jawab untukrouting dan
pengiriman paket.
•Sementara SPX menciptakan hubungandan menyediakanacknowledgement daripengiriman paket tersebut

e. TCP/IP
•TCP/IP bukanlah sebuah protokol tunggal
tetapi satu kesatuan protokol dan utility.
•Setiap protokol dalam kesatuan ini
memiliki aturan yang spesifik.
•Protokol ini dikembangkan oleh ARPA(Advanced Research Projects Agency)untuk departemen pertahanan AmerikaSerikat pada tahun 1969

Karakteristik TCP/IP
1) Mampu menghubungkan berbagai jenis
sistem operasi.
2) Dapat diandalkan dan mampu
mendukung komunikasi kecepatan tinggi.
3) Routable dan scalable untuk memenuhi
jaringan yang kompleks dan luas
Komponen TCP/IP
Setiap alamat terbagi atas dua komponen:
1) Network ID
bagian dari alamat IP yang mewakili jaringan fisik dari
host (nama jalan dari rumah). Setiap komputer dalam
segmen jaringan tertentu akan memiliki ID jaringan yang
sama.
2) Node ID
Ini adalah bagian yang mewakili bagian individu dari
alamat (nomor rumah). Bila komputer disegment
jaringan memiliki alamat, maka jaringan tersebut perlu
tahu milik siapakah suatu paket itu.

Nilai TCP/IP
Sebuah alamat TCP/IP adalah nilai biner
berukuran 32 bit yang diberikan kesetiap
host dalam sebuah jaringan. Nilai ini
digunakan untuk mengenali jaringan di
manahost tersebut dan mengenali nomor
unikhost bersangkutan dijaringan tertentu.
Setiaphost yang terhubung jadi satu pada
sebuahinternetwork harus memiliki satu
alamat unik TCP/IP.

f. UDP
•UDP memberikan satu metode kepada aplikasi
untuk mengirimkan data ke aplikasi di Host lain
pada jaringan tanpa harus lebih dulu
membangun hubungan komunikasi dengan host
tersebut.
•UDP tidak menjamin keberhasilan pengiriman
data dan tidak menjamin adanya duplikasi
pengiriman data. Keberhasilan transmisi
ditangani oleh lapisan diatasnya, yaitu lapisan
aplikasi.

g. ARP (Address Resolution
Protocol)
•Layer IP bertugas untuk mengadakanmapping
atau transformasi dari IPad dress keether net
address.
•Secara internal ARP melakukan resolusi
address tersebut dan ARP berhubungan
langsung dengan data link layer.
•ARP mengolah sebuah tabel yang berisi IP-
Addressdan ethernet address dan tabel ini diisi
setelah ARP melakukanbroadc ast ke seluruh
jaringan
h. RARP (Reverse Address
Resolution Protocol)
Digunakan oleh komputer yang tidak mempunyai nomor IP.
Mekanisme.
•Pada saat komputer dihidupkan, maka komputer melakukan
broadcast ke seluruh jaringan untuk menanyakan apakah ada
server yang dapat memberikan nomor IP untuk komputer tersebut.
Server yang dapat memberikan nomor IP secara otomatis disebut
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol). Paket broadcast
tersebut dikirim beserta dengan MAC-Address dari pengirim. Server
DHCP yang mendengar request tersebut akan menjawabnya
dengan memberikan nomor IP dan waktu pinjam (lease time). Bila
waktu pinjam habis atau komputer dimatikan, maka nomor IP
tersebut akan diambil kembali oleh DHCP Server dan akan
diberikan kepada komputer yang membutuhkan.
i. ICMP (Internet Control
Message Protocol)
ICMP diperlukan secara internal oleh IP untuk memberikan
informasi tentang error yang terjadi antara host.
Beberapa laporan yang disampaikan oleh ICMP, antara
lain :
1) Destination Unreachable (Host or Port).
2) Network Unreachable.
3) Time Exceeded.
4) Parameter Problem.
5) Echo Reply, Echo Request dengan utilitas ping.
6) Dan lain – lain.




Enkapsulasi (bahasa Inggris:encapsulation), secara umum merupakan sebuah proses yang membuat satu jenis paket data jaringan menjadi jenis data lainnya. Enkapsulasi terjadi ketika sebuah protokol yang berada pada lapisan yang lebih rendah menerima data dari protokol yang berada pada lapisan yang lebih tinggi dan meletakkan data ke format data yang dipahami oleh protokol tersebut. Dalam OSI Reference Model, proses enkapsulasi yang terjadi pada lapisan terendah umumnya disebut sebagai "framing". Beberapa jenis enkapsulasi lainnya antara lain:
Frame Ethernet yang melakukan enkapsulasi terhadap datagram yang dibentuk oleh Internet Protocol (IP), yang dalam datagram tersebut juga melakukan enkapsulasi terhadap paket data yang dibuat oleh protokol TCP atau UDP. Data yang dienkapsulasi oleh protokol TCP atau UDP tersebut sendiri merupakan data aktual yang ditransmisikan melalui jaringan.
Frame Ethernet yang dienkapsulasi ke dalam bentuk frame Asynchronous Transfer Mode (ATM) agar dapat ditransmisikan melalui backbone ATM.
Lapisan data-link dalam OSI Reference Model merupakan lapisan yang bertanggung jawab dalam melakukan enkapsulasi atau framing data sebelum dapat ditransmisikan di atas media jaringan (kabel, radio, atau cahaya). Dalam teknologi jaringan Local Area Network (LAN), hal ini dilakukan oleh Carrier sense multiple access with collision detection (CSMA/CD) untuk jaringan Ethernet; token-passing untuk jaringan Token Ring, dan lain-lain.


sumber:
http://www.scribd.com/doc/7570056/Protocol-Jaringan
http://id.wikipedia.org/wiki/Enkapsulasi_(komputer)

0 komentar:

Poskan Komentar