Pages

Subscribe:

Labels

Tampilkan postingan dengan label diagnosa lan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label diagnosa lan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Februari 2011

Konfigurasi PC Router dengan Windows XP

Langkah-langkah untuk membuat PC Router menggunakan Windows XP :
1. Rancanglah Topologi Jaringan
2. Sediakan sebuah PC sebagai Router, minimal 2 PC sebagai client, sediakan switch atau Hub jika anda ingin menggunakannya, namun dalam percobaan ini kita tidak menggunakannya, dua Ethernet Card, dan 2 Kabel UTP beserta konektor RJ-45 secukupnya.
3. Pasanglah Ethernet Card tersebut pada PC Router, Pasangkan juga Kabel UTP dengan konektor RJ-45 kemudian cobalah apakah kabel tersebut bisa atau tidak, jika tidak ulangi sekali lagi, jika ya pasangkanlah kabel tersebut pada Ethernet card dari PC Router ke PC Client, kemudian nyalakanlah computer anda, pastikan bahwa OS anda adalah Windows XP

Membuat PC Router dengan Ubuntu 10.04


AKSES internet memberikan kenyamanan sendiri bagi pengguna internet dewasa ini, segala sesuatunya bisa di cati internet. Router salah satu kebutuhan yang harus ada dalam menggembangkan koneksi jaringan yang sifatnya sharing bagi komputer lain. Semua modem sekarang sudah memiliki perangkat router di dalamnya yang memudahkan bagi pengguna untuk membagi koneksi baik itu di warnet, disekolah, di kantor dan lain sebagainya.

pc router dengan mikrotik

Instalasi Sistem Operasi

Pada saat booting masuk ke setting BIOS. Kemudian pada setting boot sequences pilih pada first boot pada CD-ROM dan second pada IDE-0 [hdd]. Save settings kemudian restart [pastikan CD installer Mikrotik sudah ada di CD-ROM]. Booting dengan CD.


Saat booting kemudian masuk ke pilihan paket yg dapat diinstall.

Ilustrasinya sebagai berikut :

Welcome to MikroTik Router Software installation
Move around menu using 'p' and 'n' or arrow keys, select with 'spacebar'.
Select all with 'a', minimum with 'm'. Press 'i' to install locally or 'r' to
install remote router or 'q' to cancel and reboot.

[X] system [ ] isdn [ ] synchronous
[X] ppp [ ] lcd [ ] telephony
[X] dhcp [ ] ntp [ ] ups
[X] advanced-tools [ ] radiolan [X] web-proxy
[ ] arlan [ ] routerboard [ ] wireless
[ ] gps [X] routing
[X] hotspot [X] security


untuk memilih paket tekan spasi pada saat menyorot.

Anda akan ditanyakan 2 hal :


Warning: all data on the disk will be erased!
Continue? [y/n]
[tekan Y]

Press [Y] to continue or [N] to abort the installation.
Do you want to keep old configuration? [y/n]:
[tekan Y]
You should choose whether you want to keep old configuration (press [Y])
or to erase the configuration permanently (press [N]) and continue without saving it.
For a fresh installation, press [N].
[ tekan Y jika ingin konfigurasi awal disimpan tekan N untuk fresh Install,disini saya lebih memilih N]
Creating partition...
Formatting disk...
The system will install selected packages.
After that you will be prompted to press 'Enter'.
Before doing that, remove the CD from your CD-Drive:
Software installed.
Press ENTER to reboot


Konfigurasi User

Setelah reboot kita bisa login. Gunakan nama : ADMIN dengan password : . Setelah masuk kita buat User Baru untuk menggantikan user admin.

[admin@mikrotik] > user add
Name : [isi nama user]
Group : full

Pilihan Group yang ada

  • full untuk admin
  • read untuk guest

Selanjutnya membuat password :

[admin@mikrotik] > user print

Akan tercetak daftar user

[admin@mikrotik] > user edit
number : 1 [ sesuai nomor urut user anda]
value-name : pass

ketikkan password anda, kemudian tekan ctrl+O kemudian disable user admin.

[admin@mikrotik] > user disable admin

untuk memeriksa apakah sudah disable ketik

[admin@mikrotik] >user pr

Jika user admin terdapat tanda X disebelah kiri maka sudah ter-disable.


Konfigurasi Interface

Selanjutnya, kita set interface :

Pertama kita check dulu interface terpasang.

[admin@mikrotik] > interface print

Untuk memudahkan dalam konfigurasi kita berikan nama unik untuk interface2 yg kita gunakan.

[admin@mikrotik] > interface edit
Number : 1
Value name : name

Ganti ether2 dengan eth2-lokal [ ini untuk interface ke local client 192.168.0.0/16]

Tekan Ctrl+O

kemudian lakukan langkah yg sama untuk ether3 dan 4 dengan nama eth3-ADSL [ke ADSL] dan eth4-servers[ke switch PC server].

Kemudian buat satu interface bridge baru [sebagai bridge IP public]

/interface bridge add name=serverbridge disabled=no
/interface bridge port add interface=eth3-ADSL bridge=serverbridge
/interface bridge port add interface=eth4-servers bridge=serverbridge


Pemberian IP Address

Ip address kita berikan pada interface gateway local dan bridge. Pemberian ip pada bridge interface tidak mutlak, pemberian ip ini hanya untukmemudahkan remote access dari luar.

/ip address print
/ip address add address=172.168.0.3/40 interface=serverbridge disabled=no
/ip address print
/ip address add address=192.168.0.254/16 interface=eth2-lokal disabled=no
/ip address print


Selanjutnya kita setting default gateway kita.

/ip route add gateway=172.168.0.3
/ip route print

Kemudian kita test ping ke gateway

/ping 222.124.23.41


Konfigurasi NAT (Network Address Translation)

NAT berfungsi untuk meneruskan paket dari ip local ke ip public (fungsi gateway router)

/ip firewall nat add chain=srcnat action=src-nat to-addresses=172.168.0.3 to-ports=0-65535 out-interface=serverbridge disabled=no
/ip firewall nat add chain=dstnat action=dst-nat to-addresses=172.168.0.6 to-addresses=172.168.0.6 to-addresses=172.168.0.6 to-ports=2011 dst-port=80 in-interface=eth2-local disabled=no


setting DNS

/ip dns set primary-dns=172.168.0.6 allow-remoterequests=yes
/ip dns set secondary-dns=202.134.1.10 allow-remoterequests=yes
/ip dns print

Instalasi Sistem Operasi

Pada saat booting masuk ke setting BIOS. Kemudian pada setting boot sequences pilih pada first boot pada CD-ROM dan second pada IDE-0 [hdd]. Save settings kemudian restart [pastikan CD installer Mikrotik sudah ada di CD-ROM]. Booting dengan CD.


Saat booting kemudian masuk ke pilihan paket yg dapat diinstall.

Ilustrasinya sebagai berikut :

Welcome to MikroTik Router Software installation
Move around menu using 'p' and 'n' or arrow keys, select with 'spacebar'.
Select all with 'a', minimum with 'm'. Press 'i' to install locally or 'r' to
install remote router or 'q' to cancel and reboot.

[X] system [ ] isdn [ ] synchronous
[X] ppp [ ] lcd [ ] telephony
[X] dhcp [ ] ntp [ ] ups
[X] advanced-tools [ ] radiolan [X] web-proxy
[ ] arlan [ ] routerboard [ ] wireless
[ ] gps [X] routing
[X] hotspot [X] security


untuk memilih paket tekan spasi pada saat menyorot.

Anda akan ditanyakan 2 hal :


Warning: all data on the disk will be erased!
Continue? [y/n]
[tekan Y]

Press [Y] to continue or [N] to abort the installation.
Do you want to keep old configuration? [y/n]:
[tekan Y]
You should choose whether you want to keep old configuration (press [Y])
or to erase the configuration permanently (press [N]) and continue without saving it.
For a fresh installation, press [N].
[ tekan Y jika ingin konfigurasi awal disimpan tekan N untuk fresh Install,disini saya lebih memilih N]
Creating partition...
Formatting disk...
The system will install selected packages.
After that you will be prompted to press 'Enter'.
Before doing that, remove the CD from your CD-Drive:
Software installed.
Press ENTER to reboot


Konfigurasi User

Setelah reboot kita bisa login. Gunakan nama : ADMIN dengan password : . Setelah masuk kita buat User Baru untuk menggantikan user admin.

[admin@mikrotik] > user add
Name : [isi nama user]
Group : full

Pilihan Group yang ada

  • full untuk admin
  • read untuk guest

Selanjutnya membuat password :

[admin@mikrotik] > user print

Akan tercetak daftar user

[admin@mikrotik] > user edit
number : 1 [ sesuai nomor urut user anda]
value-name : pass

ketikkan password anda, kemudian tekan ctrl+O kemudian disable user admin.

[admin@mikrotik] > user disable admin

untuk memeriksa apakah sudah disable ketik

[admin@mikrotik] >user pr

Jika user admin terdapat tanda X disebelah kiri maka sudah ter-disable.


Konfigurasi Interface

Selanjutnya, kita set interface :

Pertama kita check dulu interface terpasang.

[admin@mikrotik] > interface print

Untuk memudahkan dalam konfigurasi kita berikan nama unik untuk interface2 yg kita gunakan.

[admin@mikrotik] > interface edit
Number : 1
Value name : name

Ganti ether2 dengan eth2-lokal [ ini untuk interface ke local client 192.168.0.0/16]

Tekan Ctrl+O

kemudian lakukan langkah yg sama untuk ether3 dan 4 dengan nama eth3-ADSL [ke ADSL] dan eth4-servers[ke switch PC server].

Kemudian buat satu interface bridge baru [sebagai bridge IP public]

/interface bridge add name=serverbridge disabled=no
/interface bridge port add interface=eth3-ADSL bridge=serverbridge
/interface bridge port add interface=eth4-servers bridge=serverbridge


Pemberian IP Address

Ip address kita berikan pada interface gateway local dan bridge. Pemberian ip pada bridge interface tidak mutlak, pemberian ip ini hanya untukmemudahkan remote access dari luar.

/ip address print
/ip address add address=172.168.0.3/40 interface=serverbridge disabled=no
/ip address print
/ip address add address=192.168.0.254/16 interface=eth2-lokal disabled=no
/ip address print


Selanjutnya kita setting default gateway kita.

/ip route add gateway=172.168.0.3
/ip route print

Kemudian kita test ping ke gateway

/ping 222.124.23.41


Konfigurasi NAT (Network Address Translation)

NAT berfungsi untuk meneruskan paket dari ip local ke ip public (fungsi gateway router)

/ip firewall nat add chain=srcnat action=src-nat to-addresses=172.168.0.3 to-ports=0-65535 out-interface=serverbridge disabled=no
/ip firewall nat add chain=dstnat action=dst-nat to-addresses=172.168.0.6 to-addresses=172.168.0.6 to-addresses=172.168.0.6 to-ports=2011 dst-port=80 in-interface=eth2-local disabled=no


setting DNS

/ip dns set primary-dns=172.168.0.6 allow-remoterequests=yes
/ip dns set secondary-dns=202.134.1.10 allow-remoterequests=yes
/ip dns print

Jumat, 21 Januari 2011

Pengertian firewall

Pengertian Firewall

Firewall merupakan suatu cara/sistem/mekanisme yang diterapkan baik terhadap hardware , software ataupun sistem itu sendiri dengan tujuan untuk melindungi, baik dengan menyaring, membatasi atau bahkan menolak suatu atau semua hubungan/kegiatan suatu segmen pada jaringan pribadi dengan jaringan luar yang bukan merupakan ruang lingkupnya. Segmen tersebut dapat merupakan sebuah workstation, server, router, atau local area network (LAN) anda.
Firewall secara umum di peruntukkan untuk melayani :
1. mesin/komputer
Setiap individu yang terhubung langsung ke jaringan luar atau internet dan menginginkan semua yang terdapat pada komputernya terlindungi.
2. Jaringan
Jaringan komputer yang terdiri lebih dari satu buah komputer dan berbagai jenis topologi jaringan yang digunakan, baik yang di miliki oleh perusahaan, organisasi dsb.
KARAKTERISTIK FIREWALL
1.Seluruh hubungan/kegiatan dari dalam ke luar , harus melewati firewall. Hal ini dapat dilakukan dengan cara memblok/membatasi baik secara fisik semua akses terhadap jaringan Lokal, kecuali melewati firewall. Banyak sekali bentuk jaringan yang memungkinkan.
2.Hanya Kegiatan yang terdaftar/dikenal yang dapat melewati/melakukan hubungan, hal ini dapat dilakukan dengan mengatur policy pada konfigurasi keamanan lokal. Banyak sekali jenis firewall yang dapat dipilih sekaligus berbagai jenis policy yang ditawarkan.
3.Firewall itu sendiri haruslah kebal atau relatif kuat terhadap serangan/kelemahan. hal ini berarti penggunaan sistem yang dapat dipercaya dan dengan Operating system yang relatif aman.

Minggu, 05 Desember 2010

Jumat, 03 Desember 2010

Laporan Observasi Diagnosa Lan

Nama : Rendy Reynaldy S

Dimas Aulia Tanaya

A Aziz Izzudin

Supriyanto

Observasi

Tanggal : 1 Desember 2010

Kelas : XI TKJ A

Instruktur : Bapak Antoni

Bapak Rudi

Eksperimen : Diagnosa LAN

untuk mendownload filenya dapat di download disini!!


  1. Tujuan
    1. Agar siswa dapat melakukan penganalasiaan jaringan di suatu jaringan computer secara umum
    2. Agar siswa dapat mengetahui permasalahan yang terjadi pada jaringan komputer
    3. Agar siswa dapat memecahkan masalah yang terjadi di jaringan computer secara umum di dalam lingkungan masyarakat


  2. Pendahuluan

    Kami ditugaskan untuk melakukan Observasi pada sebuah jaringan komputer, dalam penganalisaan, kita dituntut untuk melakukan penganalisaan jaringan tersebut, misalnya dari Wiring, Topology, dan lain sebagainya. Jika ada suatu masalah yang terjadi dalam jaringan tersebut, kita juga dituntut untuk melakukan Repairing.

Laporan VLSM

berikut ini adalah laporan vlsm menurut hasil percobaan kelompok kami
untuk mendownloadnya klik DISINI!!

Laporan netstat dan route

Klik DISINI untuk Mendownload Hasil Laporan Net Stat & Route Kelompok 7
List Anggota :

  1. Dimas Aulia
  2. Rendy Reynaldy
  3. Supriyanto
  4. A. Aziz

Jumat, 22 Oktober 2010

laporan ip dan masking

berikut adalah laporan ip dan masking berdasarkan hasil pengamatan.
anda bisa mendownloadnya disini

VLSM subnetting

VLSM

Perhitungan IP Address menggunakan metode VLSM adalah metode yang
berbeda dengan memberikan suatu Network Address lebih dari satu subnet mask.
1. Routing protocol yang digunakan harus mampu membawa informasi
mengenai notasi prefix untuk setiap rute broadcastnya (routing protocol :
RIP, IGRP, EIGRP, OSPF dan lainnya, bahan bacaan lanjut protocol routing :
CNAP 1-2),
2. Semua perangkat router yang digunakan dalam jaringan harus mendukung
metode VLSM yang menggunakan algoritma penerus packet informasi

Contoh Penerapan VLSM
130.20.0.0/20
Kita hitung jumlah subnet terlebih dahulu menggunakan CIDR, maka
didapat
11111111.11111111.11110000.00000000 = /20
Jumlah angka binary 1 pada 2 oktat terakhir subnet adalah4 maka
Jumlah subnet = (2x) = 24 = 16
Maka blok tiap subnetnya adalah :
Blok subnet ke 1 = 130.20.0.0/20
Blok subnet ke 2 = 130.20.16.0/20
Blok subnet ke 3 = 130.20.32.0/20
Dst… sampai dengan
Blok subnet ke 16 = 130.20.240.0/20
Selanjutnya kita ambil nilai blok ke 3 dari hasil CIDR yaitu 130.20.32.0 kemudian :
- Kita pecah menjadi 16 blok subnet, dimana nilai16 diambil dari hasil
perhitungan
subnet pertama yaitu /20 = (2x) = 24 = 16
- Selanjutnya nilai subnet di ubah tergantung kebutuhan untuk pembahasan ini
kita
gunakan /24, maka didapat 130.20.32.0/24 kemudian diperbanyak menjadi 16
blok lagi sehingga didapat 16 blok baru yaitu :
Blok subnet VLSM 1-1 = 130.20.32.0/24
Blok subnet VLSM 1-2 = 130.20.33.0/24
Blok subnet VLSM 1-3 = 130.20.34.0/24
Blok subnet VLSM 1-4 = 130.20.35.0/24
Dst… sampai dengan
Blok subnet VLSM 1-16 = = 130.20.47/24
- Selanjutnya kita ambil kembali nilai ke 1 dari blok subnet VLSM 1-1 yaitu
130.20.32.0 kemudian kita pecah menjadi 16:2 = 8 blok subnet lagi, namun oktat
ke 4 pada Network ID yang kita ubah juga menjadi8 blok kelipatan dari 32
sehingga didapat :
Blok subnet VLSM 2-1 = 130.20.32.0/27
Blok subnet VLSM 2-2 = 130.20.32.32/27
Blok subnet VLSM 2-3 = 130.20.33.64/27
Blok subnet VLSM 2-4 = 130.20.34.96/27
Blok subnet VLSM 2-5 = 130.20.35.128/27
Blok subnet VLSM 2-6 = 130.20.36.160/27
Blok subnet VLSM 2-1 = 130.20.37.192/27
Blok subnet VLSM 2-1 = 130.20.38.224/27

Jumat, 08 Oktober 2010

pengalamatan jaringan dan range

Dasar-dasar IP address

Setelah sekian lama, akhirnya terluangkan juga waktu untuk belajar dasar jaringan komputer. Selama ini saya terbiasa dengan praktek langsung dan sekaranglah tiba saatnya belajar teori.

Sebenarnya yang ingin saya pelajari pada tulisan ini adalan tentang subnetting tapi ada baiknya kita meriview tentang kelas dalam IP address.
IP address yang dipakai dalam tulisan ini adalah IPv4.

Apa sih IP address ?
IP address (Internet Protocol) adalah alamat logika yang diberikan kepada perangkat jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP, dimana protocol TCP/IP digunakan untuk meneruskan packet informasi (routing) dalam jaringan LAN, WAN dan internet.
atau lebih singkatnya IP address adalah cara pengalamatan suatu komputer yang terdapat didalam jaringan komputer.

Kamis, 23 September 2010

laporan handshaking

nama: Abdul Aziz I
Kelas: XI TKJ A

berikut ini adalah laporan handshaking berdasarkan percobaan yang telah kami lakukan
laporan ini dibentuk dalam file doc.
untuk mendownloadnya silakan klik disini
mohon maaf apabila ada kesalahan
wassalamualaikum wr wb

laporan flow control

berikut ini adalah laporan flow control berdasarkan percobaan yang telah kami lakukan
laporan ini dibentuk dalam file doc.
untuk mendownloadnya silakan klik disini
mohon maaf apabila ada kesalahan
wassalamualaikum wr wb

Jumat, 13 Agustus 2010

Laporan hasil praktek proses enkapsulasi

ini adalah laporan hasil enkapsulasi berdasarkan hasil pengamatan melalui software troughput.
disini kami menggunakan aplikasi troughtput wireshark.
laporan kami bentuk dalam fil docx
untuk mendownloadnya silakan klik disini

sebelumnya mohon maaf apabila ada kesalahan dalam pembuatan dan penerbitan laporan ini.

Jumat, 30 Juli 2010

protokol dan enkapsulasi

Protokol

Pengertian Dasar Protokol
Definisi : sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan,
data, informasi dan fungsi lain yang harus
dipenuhi oleh sisi pengirim (transmitter) dan sisi
penerima (receiver) agar komunikasi
berlangsung dengan benar.
Fungsi : untuk memungkinkan dua atau lebih komputer agar dapat berkomunikasi dengan
bahasa yang sama.
Hal-hal Yang Harus Diperhatikan

Sabtu, 17 Juli 2010

Konsep Komunikasi Data

Definisi Komunikasi Data

1. Data adalah sebuah gambaran dari kenyataan, konsep atau instruksi dalam bentuk formal yang sesuai untuk komunikasi, interpretasi atau proses oleh manusia atau oleh peralatan otomatis.
2. Informasi adalah pengertian yang diperuntukan bagi data dengan persetujuan pemakai data tersebut

Komunikasi dapat didefinisikan sebagai suatu cara untuk menyampaikan atau menyebarkan data, informasi, berita , pikiran, pendapat dalam berbagai hal.
Saat kini dengan berkembangnya kemajuan manusia. Kebutuhan akan komunikasi semakin mendesak dengan jarak antara sumber informasi dengan penerima, dalam perkembangannya jarak sudah tidak menjadi suatu kendala dalam melakukan komunikasi. Perkembangan alat komunikasi sudah dapat menghapuskan kendala komunikasi antar manusia didalam segala situasi yang berbeda. Perkembangan alat komuniksi tersebut memanfaatkan teknologi elektronika yang dikenal dengan istilah komunikasi data.